* Rate real-time dari ExchangeRate-API. Cached 1 jam. Klik Refresh untuk update manual.
Perbedaan utama terdapat pada sistem trip. Paket Standard biasanya menggunakan open trip untuk Bromo dan private trip untuk Tumpak Sewu / Pantai 3 Warna, sedangkan paket Exclusive seluruh perjalanan menggunakan sistem Premium Private Trip.
Trip Tumpak Sewu dan city tour bersifat private. Untuk trip Bromo pada paket tertentu menggunakan sistem open trip (gabung jeep) sesuai aturan kawasan wisata. Paket Exclusive full private trip.
Bisa. Itinerary fleksibel dan dapat disesuaikan dengan minat peserta, usia peserta (anak/lansia), waktu penjemputan, serta kebutuhan perjalanan.
Bisa. Itinerary dapat disesuaikan agar perjalanan tidak terlalu padat dan tetap nyaman.
Perjalanan dari Kota Malang menuju area Tumpak Sewu sekitar 2–3 jam tergantung kondisi lalu lintas.
Durasi trekking standar untuk turun ke dasar air terjun, mengunjungi Goa Tetes, lalu kembali ke atas sekitar 2–3 jam.
Bisa turun sampai bawah, namun bersifat opsional dan menyesuaikan kondisi fisik peserta serta cuaca saat trip berlangsung.
Aman untuk pemula dengan kondisi fisik normal, namun jalurnya cukup menantang karena terdapat tangga, jalur licin, dan aliran air. Disarankan menggunakan alas kaki anti slip.
Disarankan peserta dalam kondisi fit karena medan menuju dasar air terjun cukup menantang.
Boleh, namun disarankan usia minimal 7 tahun untuk turun ke area air terjun dan tetap dalam pengawasan orang tua.
Lansia tetap bisa ikut selama kondisi kesehatan memungkinkan. Namun untuk jalur turun ke dasar Tumpak Sewu tidak disarankan bagi lansia dengan masalah lutut atau kondisi fisik tertentu. Lansia tetap dapat menikmati panorama dari atas.
Ya, guide lokal sudah termasuk dan akan membantu peserta selama tracking demi keamanan dan kenyamanan perjalanan.
Disarankan membawa: * Sepatu anti slip * Baju ganti * Jas hujan * Sunblock * Obat pribadi * Uang pribadi Peserta juga dapat menyewa sandal karet di area rest area Tumpak Sewu.
Trip tetap berjalan selama kondisi masih aman. Jika hujan deras atau cuaca ekstrem, aktivitas outdoor dapat disesuaikan demi keselamatan peserta.
Trip Bromo biasanya dilakukan dini hari pada hari ke-2 atau ke-3 menyesuaikan itinerary perjalanan.
Penjemputan Bromo biasanya dimulai sekitar pukul 00.00–01.00 WIB tergantung lokasi hotel dan kondisi lalu lintas.
Suhu di Bromo berkisar antara 5–15°C, terutama saat dini hari dan sunrise.
Sunrise tidak dapat dijamin 100% karena sangat bergantung pada kondisi cuaca.
Bisa, seperti Penanjakan, Bukit Teletubbies, Pasir Berbisik, atau Kawah Bromo, menyesuaikan waktu dan kondisi lapangan.
Ya, tersedia banyak penyewaan jaket di area basecamp jeep Bromo dengan harga sekitar Rp30.000–Rp50.000 (di luar biaya paket).
Kamera pribadi diperbolehkan. Untuk drone harus mengikuti aturan kawasan wisata dan kondisi cuaca.
Ya, itinerary sudah menyesuaikan waktu istirahat, termasuk waktu bebas untuk foto dan eksplorasi area dengan tetap mengikuti arahan guide.
Umumnya menggunakan 1 hotel selama perjalanan, kecuali ada request khusus atau penyesuaian rute.
Bisa, menyesuaikan ketersediaan hotel.
Bisa request, namun tergantung kebijakan hotel dan kemungkinan biaya tambahan.
Booking dilakukan dengan pembayaran DP untuk mengunci tanggal keberangkatan, dan pelunasan dilakukan sebelum hari trip.
Bisa, selama masih dalam satu rute perjalanan. Untuk beda kota akan ada penyesuaian biaya tambahan.
Sangat cocok, terutama karena private trip memberikan fleksibilitas lebih bagi solo traveler.
Cocok untuk honeymoon, couple trip, family trip, maupun gathering karena itinerary fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta.
Tidak ada batasan khusus, namun peserta dengan riwayat penyakit tertentu disarankan berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengikuti trip.
Durasi perjalanan biasanya sekitar 8–12 jam tergantung itinerary dan kondisi di lapangan.